IT Master Plan

IT Master Plan adalah suatu perencanaan dalam jangka panjang untuk pengembangan sistem informasi agar dapat mendukung visi dan misi perusahaan. IT Master Plan atau Cetak Biru TI memiliki kandungan isi berupa strategi-strategi organisasi atau perusahaan dalam mendayagunakan teknologi informasi sebagai enabler serta mempertajam keunggulan kompetitif terhadap kompetitor. Master Plan TI membahas mulai dari visi dan misi organisasi atau perusahaan hingga sampai pada level perencanaan manajemen proyek teknologi informasi. Intinya IT Master Plan memastikan bahwa seluruh sumberdaya TI (infrastruktur, software, hardware, dan SDM) telah direncanakan untuk di manfaatkan secara optimal untuk mendukung proses bisnis perusahaan.

Mengapa Perlu Ada IT Master Plan?

Organisasi ataupun enterprise membutuhkan adanya suatu cetak biru teknologi informasi  atau blue print teknologi informasi dalam merencanakan investasi untuk kepentingan penerapan TI. Dengan demikian diharapkan investasi yang dianggarkan memiliki keselarasan dengan kebutuhan dan strategis bisnis perusahaan. Dengan kata lain bahwa investasi yang dikucurkan perusahaan kelak digunakan untuk kepentingan proses-proses TI yang benar-benar mendukung pencapaian tujuan perusahaan.

Perusahaan jelas sangat membutuhkan suatu perencanaan untuk implementasi IT yang berfungsi sebagai enabler dalam membantu perusahaan meraih tujuan bisnisnya. Oleh karena itu, IT Master Plan adalah upaya memastikan bahwa strategi TI menopang dan mendukung penuh strategi bisnis perusahaan. Melalui proses perencanaan teknologi informasi (TI) yang efisien dan efektif akan mampu mendukung perusahaan untuk mewujudkan proses operasinal bisnis sehari-hari sekaligus juga membatu proses pengambilan keputusan bagi top management.

Siapa Saja yang Wajib Memiliki IT Master Plan?

  1. Pada umumnya seluruh organisasi atau enterprise yang menyadari nilai strategis dan vital dari teknologi informasi bagi kelangsungan bisnisnya seharusnya memiliki Masterplan TI. .
  2. Adanya kewajiban bagi instansi pemerintah seperti kementrian dan pemda serta perusahaan BUMN berikut anak perusahaannya untuk menerapkan Prinsip Tata Kelola Teknologi Informasi yang salah satunya adalah memiliki IT Blue Print atau IT Master Plan  dalam penerapan prinsip tsb. Khusus BUMN aturan ini dituangkan dalam PER-02/MBU/02/2018 tanggal 12 Pebruari 2018, tentang Prinsip Tata Kelola Teknologi Informasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara yang secara berkala laporan auditnya disubmit ke Kementrian BUMN.
  3. Kalangan industri perbankan keharusan memiliki IT Strategic Plan atau Master Plan TI dinyatakan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 38/POJK.o3/2016 tahun 2016 pasal 9 yang menyebutkan bahwa Bank wajib memiliki rencana strategis teknologi informasi yang mendukung rencana strategis kegiatan usaha bank.

Manfaat IT Master Plan 

IT Master Plan merupakan pedoman bagi perencanaan perusahaan dalam mengalokasikan budget investasi untuk melaksanakan implementasi TI secara efisien dan efektif. Dengan demikian diharapakan akan meningkatkan produktivitas perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan. Organisasi atau enterprise bisa mengurangi atau meminimalisasi berbagai jenis risiko yang mungkin saja timbul pada saat implementasi teknologi informasi. Dengan demikian IT master plan dapat menjadi alat kontrol dan parameter yang efektif untuk mengkaji kinerja dan keberhasilan implementasi TI di suatu organisasi atau perusahaan.

Tahapan Dalam Membangun IT Master Plan

  • Melaksanakan proses asesmen dan pendalaman terhadap konteks bisnis perusahaan. Utamanya memahami visi-misi perusahaan,  target dan tujuannya, risiko yang ingin dihindari, apa yang ingin dicapai perusahaan dalam jangka waktu tertentu.
  • Melaksanakan kegiatan analisis kebutuhan dan menggali solusi atas permasalahan yang ada. Kemudian melaksanakan pemodelan hubungan yang dapat mengkaitkan kebutuhan bisnis beserta solusinya.
  • Melakukan proses penyelarasan atas solusi IT menjadi arsitektur proses bisnis. Melaksanakan perancangan arsitektur sistem informasi dan arsitektur teknologi yang dapat menopang proses bisnis ideal yang dihasilkan.
  • Mekukan proses perancangan arsitektur teknlogi agar dapat menentukan kebutuhan teknlogi yang efektif dan efisien agar menopang jalannya arsitektur sistem dan teknologi informasi.
  • Setelahnya baru kemudian melakukan analisis kesenjangan antara sistem dan teknologi informasi yang ada dengan teknologi sistem informasi yang ideal.
  • Melaksanakan pemetaan terhadap proyek TI dan apa yang kemudian akan menjadi skala prioritas perusahaan.
  • Membuat pengaturan kalender implementasi setiap proyek dalam setiap kurun waktu tertentu.

Kontak Kami

Informasi lebih lanjut mengenai lanyanan penyusunan Master Plan Teknologi Informasi bisa menghubungi kami dengan kontak sebagai berikut : Tim Sales (Telp/WA : 0812-1924-7878) dan alamat email : sales@computindo.net.